Sunday, September 1, 2013

3 HARI MERUBAH SEGALANYA


Tepat tanggal 28 Agustus 2013 pada hari Rabu sekitar jam 7 pagi, gelombang kedua 
mahasiswa baru Prasetiya Mulya siap menuju ke daerah Purwakarta (waduk Jatuluhur) 
naik tronton TNI untuk mengikuti outbound selama 3 hari. Perjalanan yang lumayan jauh 
sekitar 4 jam, kami sampai pada tujuan dengan selamat. Sesampainya di tujuan, kami 
langsung dikejutkan oleh para pasukan TNI yang menyuruh kami bergegas turun dan 
harus langsung berbaris rapi di lapangan luas dengan terik matahari yang menyengat. 
Setelah kami semua berbaris rapi dan siap untuk mengikuti kegiatan outbound, upacara 
pembukaan singkat dimulai dan seusai itu kami langsung menuju ke tempat lokasi camp 
dengan berjalan kaki membawa barang bawaan kami.
Setelah sampai di tempat lokasi, kami meletakkan barang bawaan kami ke tempat barak 
masing-masing.

Kelompok kami, Gurita sudah siap mengikuti acara-acara yang diselenggarakan oleh 
Pelopor Adventure Camp. Pada hari pertama, kami sudah diajarkan bagaimana tata 
cara makan dan mengikuti pengarahan untuk dapat mengikuti outbound pada keesokan 
harinya. Malam harinya adalah saat-saat tak terlupakan, dimana kami semua direndam 
di waduk Jatiluhur, karena kesalahan dari kami semua. Suka duka dirasakan sama-sama, 
itulah hal yang dapat kami petik. 

Menurut kelompok kami, outbound ini sangat bermanfaat untuk pembentuk
an karakter diri masing-masing. Disana kami diajarkan banyak hal, hal terutama yang 
paling menonjol ialah kedisplinan dan kesopanan,  dimana kami diajarkan untuk disiplin 
akan waktu. Sebagai contohnya, kami hanya diberi waktu yang tidak lama untuk mandi
dan pada saat peluit untuk ditiupkan sebanyak 3 kali, kami sudah harus berkumpul 
di tempat dimana peluit itu berbunyi. Sebagai contoh lainnya, pada saat makan, kami 
diajarkan untuk memulai dan mengakhiri makan bersama-sama, makanan yang diambil 
juga tidak boleh banyak (cukup untuk porsi satu orang), itu dikarenakan agar semua 
kebagian makanan yang dihidangkan. Meskipun outbound yang dilaksanakan hanya 3 
hari, tetapi pengalaman dan pelajaran yang didapat dari sana sudah menjadi bekal kami 
untuk menempuh kehidupan perkuliahan kami. 

Disana kami juga diajarkan untuk pantang menyerah dan tahan banting dalam 
menghadapi suatu hal, pada saat hari ketiga jam 2 fajar kami sudah dibangunkan secara 
terkejut dan harus bergegas secepatnya menuju ke lapangan dengan membawa barang 
bawaan kami. Kami tahu bahwa semuanya yang dilakukan itu pasti ada manfaatnya. 
Untuk memulai dunia perkuliahan bukanlah sesuatu yang mudah bagi kami, sehingga 
Prasetiya Mulya telah membekali kami dengan pengalaman outbound yang dapat menjadi 
pelajaran bagi kami sendiri. Outbound ini barulah awal dari semuanya. Banyak sekali 
hal-hal yang harus dilalui, sehingga melalui outbound inilah kami diajarkan untuk tegar 
dan selalu siap menghadapi masalah-masalah yang akan terjadi. Seperti pada saat hari 
kedua, kami melakukan rowing (dayung) dari suatu tempat ke tempat lain. Kelompok 
kami mengalami situasi yang sulit, dimana perahu kami selalu mengarah ke kiri, tapi 
pada saat itu kami tidak bisa untuk menghindari itu dan harus secepatnya menuju ke 
depan dan sampai pada tujuan. Itulah sebagai contoh bahwa dimana pada saat di dunia 
perkuliahan, pada saat kami mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas kelompok, 
kami tetap harus menyelesaikan tugas itu dan mengumpulkan tepat pada waktunya serta 
kami tidak bisa menghindari masalah yang akan terjadi.

Outbound ini sangat berkesan bagi kami sendiri. Outbound yang begitu melelahkan tapi 
seru, itulah yang terjadi. Hiking yang dilalui dan aktivitas penuh yang dilaksanakan tidak 
menjadi hambatan bagi kami. Kekompakkan dan dukungan tiap anggota kelompok gurita 
lah yang selalu menjadi penyemangat bagi diri kami masing-masing. Tidak hanya itu, kami juga belajar banyak sekali mengenai moral-moral yang bisa kami terapkan di dalam kehidupan perkuliahan kami melalui 4Cs. Competence, Character, Connectivity dan Contribution. Dari keempat kata-kata yang membangun itu, kami mengerti apa yang dimaksud dari outbound yang sudah diselengarakan. Kami dapat membangun character kami masing-masing yang bisa menghasilkan contribution dan connectivity yang baik terhadap satu sama lain dan menjadi pribadi yang competence dalam hidup.

Outbound yang kami sudah laksanakan menjadi hari-hari yang begitu berarti buat setiap dari kami. Setiap saat-saat yang kami lakukan bersama-sama sudah menjadi memori indah buat kami. Walaupun kami harus melewati ritangan-rintangan yang sulit, namun setelah semuanya berakhir kami merasa bahwa semuanya itu ada makna tersendiri dari semua kegiatan yang sudah di siapkan oleh Prasetiya Mulya. Berkat acara outbound ini, kekeluargaan di kelompok dan angkatan kami menjadi semakin dekat dan lekat, maka kami bisa menyatakan bahwa 3 hari di Jatiluhur merubah segalanya. 




No comments:

Post a Comment